menu melayang

Jumat, 28 November 2025

Harga & kelangkaan sembako di Aceh pasca banjir hari ini


Kenaikan harga & kelangkaan sembako di Aceh sekarang

  • Harga Cabai Merah di Banda Aceh melonjak drastis — semula di kisaran Rp 50.000–60.000 per kg, sekarang mencapai Rp 250.000–Rp 300.000 per kg. (Mistar)

  • Stok bahan pokok seperti telur ayam — barang pokok pangan sehari-hari — dilaporkan menipis. (Kabar Aktual)

  • Pedagang dan distributor menyebut pasokan sembako dari daerah lain — yang biasa ke Aceh — tersendat karena infrastruktur terputus akibat banjir & longsor. (Informasi.com)

  • Di beberapa pasar, selain cabai dan telur, kebutuhan pokok lain seperti sayur, ikan, bahkan elpiji 3 kg dilaporkan sulit ditemukan atau mulai langka. (Mistar)


Komoditas paling terdampak vs yang relatif stabil

Paling terdampak

  • Cabai — tercepat dan terbesar lonjakannya, sampai 5–6× lipat. (CNN Indonesia)

  • Telur & komoditas segar (sayur, ikan, dll.) — stok menipis / sulit ditemukan. (RRI)

Komoditas sementara relatif stabil

Menurut catatan pejabat di provinsi, beberapa bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan tepung — untuk saat ini — belum menunjukkan lonjakan harga signifikan. (Informasi.com)


Faktor penyebab kenaikan & kekurangan pasokan

Penyebab utama situasi ini:

  • Banjir dan longsor memutus jalur transportasi — sehingga distribusi dari daerah penghasil (baik di dalam Aceh maupun luar) tertunda atau gagal. (CNN Indonesia)

  • Banyak pasar & titik distribusi terdampak genangan air — membuat mobilisasi barang sulit. (RRI)

  • Permintaan tetap tinggi sementara pasokan menipis — mendorong pedagang menaikkan harga.


Implikasi bagi masyarakat hari ini

  • Warga bisa kesulitan mendapat komoditas segar dan bumbu dapur (seperti cabai, telur, ikan) — harus menghadapi harga jauh lebih tinggi atau ketersediaan terbatas.

  • Masyarakat terutama dengan ekonomi terbatas paling rentan: anggaran belanja rumah tangga meningkat signifikan.

  • Potensi “panic buying” atau penimbunan barang, terutama bahan pokok yang langka — membuat distribusi semakin timpang.



Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel

Arsip Blog

ARSIP BLOG