menu melayang

Minggu, 07 Desember 2025

Kandungan Gizi Pakan Lele yang Harus Diketahui

Budidaya ikan lele yang sehat dan produktif sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan yang diberikan. Pakan yang mengandung nutrisi seimbang tidak hanya mendukung pertumbuhan cepat, tetapi juga meningkatkan daya tahan tubuh ikan terhadap penyakit. Untuk itu, memahami kandungan gizi pakan lele menjadi hal yang penting bagi setiap pembudidaya.

1. Protein

Protein adalah nutrisi utama yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan tubuh ikan lele. Kebutuhan protein lele bervariasi tergantung fase budidaya:

  • Benih: 35–40% protein

  • Lele ukuran pembesaran: 25–30% protein

  • Lele dewasa/pendederan: 20–25% protein

Sumber protein untuk pakan lele bisa berasal dari ikan runcah, tepung ikan, dedak halus, atau bahan nabati seperti azolla kering.

2. Lemak

Lemak berfungsi sebagai sumber energi dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak. Kandungan lemak pada pakan lele biasanya sekitar 5–8%, tergantung jenis bahan baku. Lemak nabati atau minyak ikan sering ditambahkan untuk meningkatkan kualitas energi pakan.

3. Karbohidrat

Karbohidrat juga menjadi sumber energi tambahan. Sumber karbohidrat dapat diperoleh dari dedak padi, jagung giling, atau tepung singkong. Kandungan karbohidrat biasanya berkisar 30–40%, yang membantu menghemat penggunaan protein sebagai energi.

4. Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral berperan penting dalam metabolisme dan kesehatan lele:

  • Vitamin A, D, E, K: mendukung pertumbuhan, penglihatan, dan kekebalan tubuh.

  • Vitamin B kompleks: mendukung metabolisme protein dan energi.

  • Mineral seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi: penting untuk pembentukan tulang dan fungsi fisiologis tubuh.

Kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan pertumbuhan lambat dan lele lebih rentan terhadap penyakit.

5. Serat

Serat membantu sistem pencernaan ikan. Namun, kandungan serat yang terlalu tinggi dapat menurunkan efisiensi pencernaan protein. Idealnya, serat pada pakan lele berkisar 2–5%.

6. Air

Kadar air pada pakan pelet biasanya rendah (sekitar 10%) untuk menjaga kualitas dan daya simpan. Pakan yang lembap dapat cepat rusak dan menjadi media pertumbuhan bakteri.

Tips Memilih Pakan Lele Berkualitas

  1. Periksa label gizi pakan: pastikan sesuai dengan fase pertumbuhan lele.

  2. Pilih pakan yang berbentuk pelet agar mudah dikonsumsi dan meminimalisir limbah.

  3. Pastikan penyimpanan pakan di tempat kering dan terhindar dari kelembapan.

  4. Perhatikan tambahan probiotik atau enzim untuk meningkatkan pencernaan dan kesehatan lele.

Dengan memahami kandungan gizi pakan lele, pembudidaya dapat menyesuaikan pemberian pakan agar pertumbuhan lele optimal, efisiensi pakan tinggi, dan kualitas ikan tetap baik. Nutrisi yang tepat bukan hanya membuat lele cepat besar, tetapi juga mengurangi risiko penyakit dan kerugian budidaya.

Blog Post

Related Post

Back to Top

Pencarian Artikel

CARI ARTIKEL

Artikel Terbaru

Label

Arsip Blog

ARSIP ARTIKEL